NGAWI — Prestasi membanggakan kembali diukir oleh civitas akademika MTsN 8 Ngawi di bidang olahraga. Tim bola voli putra dan putri madrasah berhasil membawa pulang piala kejuaraan pada kompetisi bola voli tingkat MTs se-Wilayah Ngawi Barat.
Dalam kejuaraan tersebut, tim bola voli putra MTsN 8 Ngawi tampil mendominasi dan sukses meraih gelar Juara 1. Sementara itu, tim bola voli putri juga menunjukkan perjuangan pantang menyerah hingga berhasil mengamankan posisi Juara 3.
Kepala MTsN 8 Ngawi, Mochammad Chudlori, S.Pd., menyampaikan apresiasi tinggi dan rasa bangganya atas perjuangan seluruh atlet serta pelatih.
“Selamat dan sukses atas raihan prestasi yang luar biasa ini. Keberhasilan tim bola voli putra dan putri menjadi bukti nyata dari kerja keras, disiplin, dan semangat juang siswa-siswi MTsN 8 Ngawi. Semoga capaian ini menjadi motivasi untuk terus berprestasi di tingkat yang lebih tinggi,” ujar Mochammad Chudlori, S.Pd.
Capaian ini mempertegas komitmen MTsN 8 Ngawi dalam mendukung serta memfasilitasi bakat siswa, baik di bidang akademik maupun non-akademik.
NGRAMBE, NGAWI – Dalam upaya mencetak kader-kader Pramuka yang berkarakter, tangguh, dan berprestasi, MTs N 8 Ngawi mengikuti Ujian Pramuka Garuda Tahun 2026 oleh Kwartir Ranting (Kwarran) Gerakan Pramuka Ngrambe.
Kegiatan yang dipusatkan di lapangan ini dihadiri oleh puluhan peserta ujian yang terdiri dari Pramuka Penggalang dan Penegak, didampingi oleh para pembina dan tim penguji dari Kwarran Ngrambe. Seluruh peserta tampak antusias dan penuh percaya diri mengikuti seluruh rangkaian proses evaluasi dan pengujian.
Ujian Pramuka Garuda merupakan tahapan krusial untuk menilai serta memverifikasi kelayakan para peserta didik yang telah memenuhi Syarat Kecakapan Umum (SKU) dan Syarat Kecakapan Khusus (SKK) tingkat tertinggi. Pengujian mencakup berbagai aspek secara komprehensif, mulai dari kedisiplinan, keterampilan kepramukaan, kepemimpinan, hingga wawasan kebangsaan dan bakat khusus.
Perwakilan Pengurus Kwarran Ngrambe menyampaikan rasa bangga atas semangat dan dedikasi yang ditunjukkan oleh seluruh peserta. Predikat Pramuka Garuda bukan sekadar tanda penghargaan pada seragam, melainkan sebuah tanggung jawab moral untuk menjadi teladan dan pelopor kebaikan, baik di lingkungan sekolah maupun masyarakat luas.
Melalui pelaksanaan ujian ini, diharapkan para peserta yang dinyatakan lulus kelak mampu menjaga nama baik Kwarran Ngrambe serta menjadi inspirasi bagi anggota Gerakan Pramuka lainnya
NGRAMBE, NGAWI – Prestasi membanggakan kembali diukir oleh kontingen Gerakan Pramuka MTsN 8 Ngawi dalam ajang bergengsi Lomba Tingkat III (LT III) Golongan Penggalang. Berkat kerja keras, kedisiplinan, serta ketangkasan yang ditunjukkan selama kompetisi berlangsung, adik-adik Penggalang dari MTsN 8 Ngawi berhasil membawa pulang sejumlah trofi kemenangan di berbagai cabang mata lomba.
Ajang Lomba Tingkat III (LT III) merupakan wadah kompetisi beregu bagi anggota Pramuka Penggalang yang menguji berbagai aspek keterampilan, ketangkasan fisik, wawasan kepramukaan, hingga kerja sama tim. Dalam ajang tersebut, kontingen MTsN 8 Ngawi sukses mengamankan posisi juara pada beberapa kategori strategis, di antaranya:
Juara 2 Obat Tradisional (Putra): Menampilkan keahlian dan pengetahuan mendalam dalam meracik serta memanfaatkan tanaman obat keluarga untuk penanganan kesehatan mandiri.
Juara 2 Obat Tradisional (Putri): Menunjukkan ketelitian serta pemahaman praktis mengenai pemanfaatan bahan herbal tradisional secara efektif.
Juara 2 Administrasi Regu (Putri): Membuktikan kelengkapan, kerapian, dan kerapian tata kelola dokumen serta pencatatan aktivitas regu secara sistematis.
Juara 3 Prusik (Putri): Menunjukkan ketangkasan, kekuatan, dan teknik pionering khusus dalam penggunaan tali prusik.
Atas raihan capaian positif tersebut, Kwartir Ranting (Kwarran) Gerakan Pramuka Ngrambe secara resmi memberikan ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh anggota kontingen, pembina, serta pihak sekolah MTsN 8 Ngawi.
“Selamat dan sukses atas prestasi luar biasa yang telah diraih oleh adik-adik Penggalang dari MTsN 8 Ngawi. Capaian ini merupakan bukti nyata dari dedikasi, latihan yang konsisten, serta semangat pantang menyerah. Kami berharap keberhasilan ini tidak hanya menjadi kebanggaan sekolah, tetapi juga memotivasi seluruh gugus depan di wilayah Kwarran Ngrambe untuk terus berprestasi dan mengamalkan nilai-nilai Satya dan Darma Pramuka,” ungkap perwakilan Kwarran Ngrambe.
Keberhasilan ini menjadi pendorong semangat bagi pembinaan kepramukaan di tingkat penggalang, khususnya di wilayah Kecamatan Ngrambe, agar terus melahirkan generasi muda yang tangguh, terampil, berkarakter, dan berprestasi
NGAWI – Riuh rendah sorak-sorai dan kilatan kamera menyelimuti lapangan utama GOR Bung Hatta. Di tengah arena, berdiri tegap sekumpulan siswi dari MTsN 8 Ngawi penuh talenta. Hari itu, mereka bukan sekadar siswi biasa, melainkan para juara yang telah membuktikan bahwa dedikasi dan kerja keras tak pernah mengkhianati hasil.
Momen ini diabadikan dalam sebuah potret kebanggaan. Tim putri yang kompak mengenakan seragam olahraga dan hijab berwarna cokelat memancarkan aura kemenangan. Di tangan mereka, tergenggam lembaran piagam penghargaan sebagai bukti otentik atas pencapaian luar biasa yang baru saja mereka raih. Sementara itu, sebuah trofi megah berdiri kokoh di barisan depan, simbolisasi dari puncak prestasi yang telah ditaklukkan.
Di sisi mereka, berdiri para guru pendamping dan pelatih dengan senyum tak kalah merekah. Kehadiran mereka adalah cerminan dari kolaborasi harmonis antara bimbingan pendidik dan semangat juang pelajar.
Lebih dari Sekadar Trofi, Keberhasilan ini menyimpan makna mendalam, seperti :
Simbol Pemberdayaan: Kemenangan tim putri ini menjadi inspirasi kuat tentang kesetaraan dan potensi besar perempuan di dunia olahraga, mematahkan stereotip lama dan membuktikan bahwa mereka mampu bersaing di level tertinggi.
Mental Juara: Di balik senyum kemenangan, tersimpan cerita tentang disiplin, latihan keras, dan kemampuan mengelola tekanan mental. Pelajaran hidup yang tak ternilai harganya bagi masa depan mereka.
Kebanggaan Sekolah dan Daerah: Prestasi ini mengangkat nama sekolah dan daerah, menanamkan rasa memiliki dan kebanggaan kolektif di hati setiap orang yang melihatnya.
Potret di GOR Bung Hatta ini bukan sekadar kenangan sesaat, melainkan monumen semangat yang akan terus memotivasi. Mereka telah membuktikan bahwa dengan keyakinan dan usaha, tidak ada mimpi yang terlalu tinggi untuk digapai.
Kemenangan ini adalah babak awal dari perjalanan panjang mereka. Biarlah ini menjadi percikan api yang menyulut semangat juang generasi muda lainnya untuk terus berprestasi dan mengharumkan nama bangsa.
Dukungan penuh dan doa mengalir bagi para siswa-siswi terbaik MTsN 8 Ngawi yang siap membawa nama baik madrasah dalam ajang bergengsi tingkat nasional, yaitu Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) 2026.
Kompetisi ini dilaksanakan pada Selasa, 08 September 2026, dengan melibatkan talenta-talenta muda berbakat pada berbagai bidang mata pelajaran terintegrasi.
Perjuangan ini diemban oleh para siswa pilihan yang siap berkompetisi pada cabang:
* IPS Terintegrasi
* IPA Terintegrasi
* Matematika Terintegrasi
“Berjuanglah semaksimal mungkin, karena kemenangan adalah bonus dari setiap malam sunyi yang kalian habiskan untuk berusaha dan berdo’a”
Semoga seluruh wakil dari MTsN 8 Ngawi diberikan kemudahan, ketenangan, serta hasil terbaik yang mengharumkan madrasah!
Ngrambe, 14 Agustus 2026 — Gugus Depan (Gudep) 10.089-10.090, MTsN 8 Ngawi menorehkan prestasi yang sangat membanggakan dalam ajang Perkemahan Hari Pramuka ke-65 yang diselenggarakan oleh Kwartir Ranting Gerakan Pramuka Ngrambe. Tidak tanggung-tanggung, kontingen MTsN 8 Ngawi sukses dinobatkan sebagai Juara Umum Tingkat Penggalang Rakit berkat rentetan kemenangan gemilang di berbagai cabang perlombaan.
Perjuangan luar biasa yang ditunjukkan oleh para anggota Pramuka MTsN 8 Ngawi membuahkan hasil manis dengan memborong piala dari berbagai kategori:
* Juara 1: Safari Camp (PI), Pionering (PI), Memasak (PA), dan Pionering (PA)
* Juara 2: Memasak (PI)
* Juara 3: LKBB (PA), LKBB (PI), Safari Camp (PA), dan Tenda (PI)
Keberhasilan menyabet Juara Umum ini merupakan bukti nyata dari kedisiplinan, kerja sama tim, tanggung jawab, serta karakter tangguh yang senantiasa ditanamkan dalam kegiatan kepramukaan di MTsN 8 Ngawi. Mulai dari ketangkasan baris-berbaris (LKBB), kreativitas mendirikan tenda dan pionering, ketahanan di perkemahan (safari camp), hingga kecakapan hidup seperti memasak, semuanya disapu bersih dengan hasil yang memuaskan.
Prestasi gemilang ini tentu tidak terlepas dari latihan intensif, kekompakan peserta, serta bimbingan penuh dari para pembina pramuka dan dukungan pihak madrasah. Momentum Hari Pramuka ke-65 ini menjadi saksi bahwa generasi muda MTsN 8 Ngawi tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki jiwa kepemimpinan dan keterampilan kepanduan yang luar biasa.
Semoga pencapaian hebat ini menjadi pemantik semangat bagi seluruh anggota Pramuka MTsN 8 Ngawi untuk terus menorehkan prestasi, mengamalkan Satyaku Kudharmakan, Dharmaku Kubaktikan, dan terus mengharumkan nama madrasah tercinta. Selamat dan sukses selalu untuk Gudep 10.089-10.090 MTsN 8 Ngawi
Ngawi, 06 Agustus – Semarak perayaan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tahun ini terasa begitu istimewa bagi keluarga besar MTsN 8 Ngawi. Pasalnya, tim bola voli kebanggaan mereka menorehkan prestasi gemilang dengan memborong gelar juara dalam turnamen bola volly antar SMP/MTs se-Kecamatan Ngrambe.
Keberhasilan ini diraih melalui perjuangan luar biasa dari dua tim yang diturunkan. Tim Voli Putra MTsN 8 Ngawi tampil dominan dan berhasil menyabet predikat sebagai Juara 1, menunjukkan kemampuan teknik, strategi, dan mentalitas juara yang luar biasa. Sementara itu, Tim Voli Putri MTsN 8 Ngawi juga menunjukkan performa yang tak kalah impresif dan berhasil meraih posisi Juara 2, melengkapi kebahagiaan kontingen MTsN 8 Ngawi.
Prestasi ini bukan sekadar tentang trofi dan medali, melainkan simbol dari dedikasi, kerja keras, dan semangat pantang menyerah yang ditunjukkan oleh para atlet muda MTsN 8 Ngawi. Di bawah bimbingan pelatih yang handal dan dukungan penuh dari pihak sekolah serta orang tua, mereka telah membuktikan bahwa dengan usaha yang sungguh-sungguh, mimpi besar dapat diwujudkan.
Lebih dari sekadar pencapaian olahraga, keberhasilan tim voli MTsN 8 Ngawi juga menjadi inspirasi bagi seluruh siswa dan masyarakat Ngawi. Mereka menunjukkan bahwa semangat kemerdekaan dapat diwujudkan dalam berbagai bidang, termasuk olahraga, dan bahwa generasi muda memiliki potensi besar untuk mengharumkan nama daerah dan bangsa.
Keberhasilan ini menjadi bukti nyata bahwa MTsN 8 Ngawi tidak hanya fokus pada prestasi akademik, tetapi juga memberikan perhatian serius pada pengembangan potensi non-akademik siswa, termasuk olahraga. Sekolah ini berkomitmen untuk terus mencetak generasi muda yang berprestasi, berkarakter, dan memiliki jiwa nasionalisme yang tinggi.
Semoga kemenangan ini menjadi awal dari banyak prestasi lainnya bagi MTsN 8 Ngawi di masa depan. Selamat kepada Tim Voli Putra dan Putri MTsN 8 Ngawi atas pencapaian luar biasa ini! Teruslah berlatih, berjuang, dan harumkan nama sekolah dan daerah. Merdeka!
Ngawi – MTsN 8 Ngawi sukses menyelenggarakan kegiatan Kemah Gedhen Penerimaan Tamu Penggalang (PTP) pada Jumat–Sabtu, 24–25 Juli 2026. Kegiatan yang dipusatkan di Lapangan MTsN 8 Ngawi tersebut diikuti oleh seluruh siswa kelas VII, VIII, dan IX dengan penuh semangat dan antusias. Kemah ini menjadi salah satu program kepramukaan yang bertujuan menanamkan karakter disiplin, tanggung jawab, kemandirian, kerja sama, serta mempererat persaudaraan antarsiswa.
Rangkaian kegiatan dimulai pada Jumat pagi setelah seluruh peserta melaksanakan salat Dhuha berjamaah. Seusai ibadah, para peserta langsung bergerak menuju area perkemahan untuk mendirikan tenda bersama anggota sangga masing-masing. Suasana lapangan tampak ramai dengan aktivitas siswa yang saling bekerja sama memasang tenda, menata perlengkapan, dan mempersiapkan tempat bermalam. Kebersamaan yang terjalin sejak awal kegiatan menjadi gambaran nyata semangat gotong royong yang selalu ditanamkan dalam kegiatan Pramuka.
Setelah seluruh tenda berdiri dengan rapi dan peserta beristirahat sejenak, kegiatan dilanjutkan dengan upacara pembukaan yang dilaksanakan pada pukul 13.00 WIB. Upacara berlangsung dengan khidmat dan diikuti seluruh peserta, pembina Pramuka, serta dewan guru.
Pembukaan Kemah Gedhen secara resmi dilakukan oleh Bapak Suratno yang mewakili Kepala MTsN 8 Ngawi. Dalam kesempatan tersebut, beliau menyampaikan permohonan maaf dari Kepala Madrasah yang berhalangan hadir pada pembukaan kegiatan. Dalam amanatnya, Bapak Suratno mengajak seluruh peserta untuk mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan penuh semangat, menjaga kedisiplinan, menaati peraturan, serta memanfaatkan kemah sebagai sarana belajar di alam terbuka.
“Melalui kegiatan kepramukaan seperti ini, diharapkan siswa tidak hanya memperoleh pengalaman yang menyenangkan, tetapi juga belajar menjadi pribadi yang mandiri, bertanggung jawab, serta mampu bekerja sama dengan orang lain,” ungkapnya di hadapan seluruh peserta.
Memasuki malam hari, suasana kemah semakin meriah dengan digelarnya pentas seni. Kegiatan ini menjadi salah satu agenda yang paling dinantikan peserta. Setiap regu menampilkan berbagai pertunjukan yang telah dipersiapkan sebelumnya, mulai dari menyanyi, tari tradisional, pembacaan puisi, drama pendek, hingga berbagai atraksi kreativitas lainnya. Penampilan demi penampilan berhasil menghibur seluruh peserta dan pembina yang hadir.
Pentas seni tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga menjadi wadah bagi siswa untuk mengekspresikan bakat, meningkatkan rasa percaya diri, dan melatih kemampuan tampil di depan umum. Gelak tawa, tepuk tangan, serta sorak semangat dari para penonton semakin menambah semarak malam keakraban di bumi perkemahan MTsN 8 Ngawi.
Memasuki Sabtu dini hari, seluruh peserta dibangunkan untuk melaksanakan salat Tahajud berjamaah. Kegiatan spiritual ini menjadi salah satu pembiasaan positif yang bertujuan menanamkan nilai-nilai religius kepada seluruh peserta didik. Setelah melaksanakan salat Tahajud, kegiatan dilanjutkan dengan salat Subuh berjamaah yang diikuti oleh seluruh peserta dan pembina.
Suasana pagi yang sejuk dimanfaatkan sebagai momentum untuk meningkatkan kedekatan kepada Allah SWT sekaligus membangun karakter siswa yang beriman dan bertakwa. Nilai-nilai spiritual yang dipadukan dengan kegiatan kepramukaan diharapkan mampu membentuk generasi yang tidak hanya tangguh secara fisik, tetapi juga memiliki akhlak mulia.
Setelah sarapan dan beristirahat sejenak, peserta mengikuti kegiatan penjelajahan di sekitar desa. Dalam kegiatan tersebut, setiap regu ditantang untuk menyelesaikan berbagai pos yang berisi permainan edukatif, ketangkasan, pengetahuan kepramukaan, kerja sama tim, serta pemecahan masalah. Penjelajahan berlangsung dengan tertib dan penuh semangat. Selain melatih daya tahan fisik, kegiatan ini juga mengasah kemampuan komunikasi, kepemimpinan, serta kekompakan antarpeserta.
Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan lancar berkat kerja sama panitia, pembina Pramuka, dewan guru, serta seluruh peserta yang menunjukkan sikap disiplin dan bertanggung jawab selama mengikuti kemah. Tidak hanya menjadi ajang pembelajaran di luar kelas, kegiatan ini juga menjadi pengalaman berharga yang mempererat tali persaudaraan antarsiswa dari berbagai jenjang kelas.
Kemah Gedhen Penerimaan Tamu Penggalang secara resmi ditutup pada Sabtu, 25 Juli 2026, pukul 10.00 WIB. Penutupan berlangsung dengan sederhana namun penuh makna. Seluruh peserta tampak mengikuti acara hingga selesai dengan wajah ceria meskipun harus mengakhiri kebersamaan selama dua hari satu malam.
Melalui kegiatan Kemah Gedhen Penerimaan Tamu Penggalang ini, MTsN 8 Ngawi kembali menunjukkan komitmennya dalam membentuk peserta didik yang unggul tidak hanya dalam bidang akademik, tetapi juga dalam pembinaan karakter, kedisiplinan, kepemimpinan, serta nilai-nilai keagamaan. Diharapkan pengalaman yang diperoleh selama perkemahan dapat menjadi bekal berharga bagi seluruh siswa dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan madrasah, keluarga, maupun masyarakat.
Kegiatan Masa Taaruf Siswa Madrasah (MATAMUDA) resmi dibuka dengan penuh khidmat dan semangat kebersamaan. Acara ini menjadi momentum penting bagi para peserta didik baru untuk mengenal lebih dekat lingkungan madrasah, tata tertib, serta sistem pembelajaran yang baru.
Prosesi Simbolis Pembukaan Acara :
Berdasarkan dokumentasi kegiatan di lapangan, rangkaian acara pembukaan diwarnai dengan momen penting yang sarat makna:
* Penyematan Tanda Peserta: oleh Kepala Madrasah, Bpk. M. Chudlori, S.Pd. secara simbolis kepada perwakilan peserta didik baru.
* Penampilan Peserta Didik: Siswa-siswi baru tampak mengenakan seragam khas madrasah dengan balutan atribut bernuansa hijau putih serta dasi hijau yang rapi.
* Kehadiran Peserta Lainnya: Para peserta didik berbaris dengan tertib di area halaman sekolah, menyimak jalannya prosesi pembukaan dengan antusias.
* Suasana Terbuka yang Hangat: Kegiatan berlangsung di luar ruangan di bawah naungan cuaca cerah, dikelilingi oleh pepohonan rindang dan bangunan sekolah yang asri.
Melalui kegiatan MATAMUDA ini, diharapkan para peserta didik baru dapat beradaptasi dengan cepat, menumbuhkan rasa percaya diri, serta siap mengikuti seluruh rangkaian kegiatan belajar di lingkungan madrasah dengan penuh semangat.